..diguncang keTOLOLan..

•November 30, 2008 • Leave a Comment

Kala tingkat kebodohan sudah sampai pada titik NOL,tidak lagi minus bahkan plus(kalo minus sama plus masih ada angkanya,yah lumayan kan? ini NOL!!!!) Semua terasa adil pokoknya,apa juga bagus,apa juga bener,apa juga okeh. Dan di titik inilah biasanya instuisi selalu di agung-agungkan,pikiran Logis kita tendang jauh-jauh. 

Saat seperti apa? saat ketika saya tidak menemukan tempat untuk mengeksplor tingkat keautisa saya. Diluar salju sedang dengan riangnya tebar pesona, agak-agak mikir juga kalo mau sok iyeh jalan-jalan.Tapi  tadi malem tepatnya sekitar jam 8 malem lah, Sengaja nekat(kan lagi tolol tuh)keluar rumah buat jalan sendiri,merenung,ngelamun,ga penting pokoknya. Sebelumnya keluarga saya sempet nanya”kamu nggak takut-kah?” saya jawab sambil senyum memukau”nggak,alles in ordnung”. Padahal!!! saya takut,men..! bukan takut akan keadaan cuaca yang tidak memberikan akses untuk menghangatkan diri, Tapi saya takut tidak mampu berdiri tegak, saya takut untuk jatuh, saya takut puzle hati saya yang sudah saya bawa sendirian bakal kamu berantakin lagi..!!!!!! Kalo kata Cinta di AADC kan gini”lari saja ke hutan belok ke pantai”.

MAU…sangat! apa daya??hutannya ada,pantai kejauhan! wahai kalian makhluk yang mendeklarasikan rebel, mari sumbangkan ide kalian untuk tuan putri yang malang ini, biasanya ide kalian gila? saya juga ingin gila..dengan gila,saya tidak harus diberi pilihan. Kalo mati gua gak mau,dosa masih banyak,kebayang kan?neraka ke 7. Kemaren malem sempet minum Glühwein pula. Tuh!dosa satu,sempet niat makan babi panggang, dosa dua, belom lagi dosa-dosa yang laen, maksiat contohnya!waaakkksss…

ah..Tuhan,boleh kah saya memohon-LAGI-? Kembalikan saja Adam ke Taman Eden. Saya terlalu damai dengan keadaan, sampai saya lelah bercerita lagi. Saya lelah kalau harus´ngeberesin puzle hati itu sendirian´ Selalu sendiri. Adamnya ga ada guna! Pulangkan saja mereka. Ganti dengan iblis, tampak tak jauh berbeda. Dan Sungguh Tuhan, Rasa ini begitu berdarah-darah. Saya nggak bohong!

-terbukti kan, yang namanya TOLOL nulis aja gak nyambung-

Perkiraan

•November 29, 2008 • Leave a Comment

(Warum verschwendest du zeit und redest mit diesem kleinen idioten? Hol das Messer heraus!! stoß es ihm in die Kehle! genau in die Kehle!)

(Nein, ich kann nicht. Sie würden alles entdecken. Die Wohnung. Die Hütte. Alles. Ich muss ruhig bleiben, nachdenken. Ruhig sein, nachdenken)

beda jiwa

•November 23, 2008 • Leave a Comment

aku sudah sampai pada titik stagnan dimana semua yang terjadi selalu monoton bagai sebuah siklus yang membosankan.

aku sudah tahu akhir semua kisahnya tanpa usah peduli bagaimana awal sebuah ceritanya terjadi. akhirnya semua akan selalu sama.

-Karendra-

pertimbangan diatas klausa yang membuat aku muak. sangat muak.

-Letta-

aku hanya ingin kamu masih disini
tanpa mengucapkan kata perpisahan
tapi kata sampai jumpa
aku hanya ingin kamu masih disini
tanpa berlalu dari penglihatannku
atau pergi dengan siapapun dia.

-Karendra-

Terkutuk sungguh makhluk yang mengobrak-abrik seluruh jaringan cortex saya, Tertawalah Tuhan. Saya lelah menceritakan mimpi-mimpi saya. 

-Letta-

mengapa dia tidak bersuara?

dia bukan bosan bicara atau berhenti bicara denganmu sama sekali..
dia hanya sedang menghela napas seperti sebuah spasi seperti bila kamu sedang mengetik sebuah cerita…
sebuah spasi untuk melanjutkan cerita ************ yang masih panjang…

-Karendra-

Saya yang skeptis sama keadaan! ingin rasaya meluluhlantakan Mezhaluna.

-Letta- 

Tapi..kita pernah barada di bawah langit yang sama … di tengah keramaian yang sama … memandang objek yang sama … menyenandungkan lagu yang sama … dalam hawa keromantisan yang sama … tapi hal yang kita pikirkan berbeda …

-Karendra-

Sekarang, saatnya saya MATI. Terbunuh-lagi-.

JATUH…

•November 23, 2008 • Leave a Comment

I almost collapse!! my strength is gone.

I think something has broken. and now I only can cry while I organize and make it ordered back which still has a meaning to remember even it´s only a little.

and even I have my own strength left and hope for tomorrow will be better and brighter than today.

therefore, I have to try to build my defence for it again. I should!!!!!!

Mein Stern

•August 5, 2008 • Leave a Comment

Ich schenke dir kein Buch, denn klug bist du genug..

Ich schenk dir keine Nelken, die werden nur verwelken..

Ich schenk dir keine Creme, du bist auch ohne schoen..

Ich schenke dir mein leben, kann ich was besseres geben???

penyelesaian

•August 5, 2008 • 3 Comments

Inikah impian mu, tuan?

Bicaramu tentu sangat indah,-mungkin-. Kata siapa kita harus hidup menurut segala sesuatu seperti adanya mereka? Segala sesuatu bisa diubah, hey.

Apakah kau merasa begitu pintar, tuan? Bahkan untuk mengagumi seorang ‘lain’ pun kau membutuhkan berjuta kamuflase!! Seseorang sepertimu takkan pernah tau bagaimana rasanya menjadi orang seperti ‘…..’(jawab saja sendiri, kau mengaku diatas rata-rata titik ekstrim bukan??)

“Hidup adalah mendapatkan, hidup adalah kehilangan.” Quote yang sangat konyol, Bung. Sebelum segalanya terjadi, itulah perjalanan hidup. Hidup berarti membunuh, hidup berarti siap dibunuh.Apakah aku harus membunuhmu terlebih dulu, sebelum aku akan terbunuh olehmu?

“Kenakan kerudungmu.” Agar kau bisa tampak santun, tampak elegan, tampak bijaksana, tampak sopan, tampak manis, tampak….apapunlah itu istilahnya. Sangat sempurna-dimatamu-, kan?

Tuanku sayang, jika musuh menangkap rasa takut dalam dirimu, nuansa itu dapat membuat musuh merasa kuat. Perlakukanlah musuh sedemikian rupa agar ia merasa aman dan tenang. Jika ada perasaan takut dalam diri musuh, ia akan berbahaya. Berikan suasana yang dapat dirasakan musuh bahwa kau tidak merasa takut olehnya. Ciptakan pula perasaan bahwa dia diperlakukan dengan baik, tidak perlu merasa takut. Biarkan dia mengetahui bahwa kau orang kuat, tapi jangan menakut-nakuti dia.

Bagaimana? Apakah anda tertarik? Tertarik untuk saling membunuh? Melebur kedalam satu sintesa?

Monodualistik, Alasan yang tepat. Satu-satunya kesamaan yang membuat kita cocok, Tampak serasi ya? Sekaligus membahayakan. Sadar, Tuan?

Sekarang, Tertawalah sepuasnya…dan aku tak akan tampak duduk sama rendahnya dengan anda-Semoga-.

^samira dan Samir^

Verueckt

•August 4, 2008 • 2 Comments

Dia selalu merasa bahwa dia bisa membuat perbedaan.

Tidak, membuatnya diketahui, dan akan diketahui.

Apakah menjadi salahnya, ketika dia TIDAK menjadi misterius bagimu?

Sekarang dia sudah tidak baru dan tidak naif lagi.

Dia berbalik, memfokuskan diri kembali.-fiuh- “Pemilahan pertama selalu sangat membuang waktu, tetapi kita harus melakukan semuanya dan bicara pada semua orang. Tidak bisa tidak”

Kemudian matanya beradaptasi dengan cahaya temaram. Memastikan dirinya sendirian dalam ruang yang luas itu.

Ketika membalik halaman, Dia merasa tenggorokannya menyempit saat informasi yang dicarinya terbuka dihadapannya.

Kerja detektifnya yang sangat andal telah mengungkap satu dari ungkapan yang paling picik dan terlalu sering digunakan di masa kini.

“Tuhan, aku telah berperang melawan takdirmu, dan aku kalah”

Dosa karena kebanggaan. Satu hal lagi untuk pengakuan.

‘Dia tidak bisa betul-betul untuk tidak perduli’

Berfikir, Bodoh!! Untuk berapa lama??

Untuk berapa lama, masih belum bisa diperkirakan.

<tersenyum sinis, bahkan terlalu mengerikan>

Semoga senyum mereka menerangi Sebuah dunia yang lebih baik dari ini.

^Messiah conspiracy und love for show^

tod..-mati-

•July 29, 2008 • Leave a Comment

yang tidak bisa di reduksi dari sistem kehidupan..

-MATI-